Kerjasama

Untuk kerjasama, anda bisa hubungi kami di majalahbisniscom[at]gmail.com

tradisi unik di jepang

7 Tradisi Unik di Jepang! Festival Hanami Salah Satunya!

Updated: July 21, 2024

Selain dikenal sebagai Suadara Timur dan Macan Asia, Jepang mempunyai tradisi unik. Kebudayaan-kebudayaan di Jepang sangat kaya. Negara pecentus konsep minimalis dalam gaya hidup. Sekaligus, warganya yang terkenal disiplin dan setia. Membuat banyak orang kagum dan ingin berkunjung ke Jepang.

Tradisi Unik di Jepang Tapi Mengasyikan

Warga jepang memiliki kebiasaan unik yang sangat terstruktur. Mulai dari masalah sampah hingga festival bunga sakura. Selain itu, banyak agenda yang bisa kamu nikmati di negeri Fuji ini. Berikut beberapa tradisi yang patut kamu coba di Jepang.

1. Hiwatari-Sai

Tradisi unik di Jepang yang membuat kamu merinding tapi penasaran yaitu, Hiwatari Sai. Namun, sayangnya festival ini hanya diperuntukkan oleh pendeta. Khususnya, pendeta yang sudah menjalankan pertapaan di gunung atau dikenal sebagai Yamabushi.

Pada festival ini, seorang yamabushi berjalan di atas bara api yang panas dan berdoa. Hal tersebut dilakukan dalam bentuk kepercayaan untuk menjaga perdamaian dunia. Selain itu, warga Jepang juga memiliki kepercayaan lain bahwa orang yang datang di festival akan mendapatkan keberuntungan.

2. Hanami

Siapa yang tidak kenal dengan bunga sakura? Selain Tabebuya, bunga khas Jepang ini memiliki agenda festivalnya sendiri. Selain itu, warga Jepang selalu menantikan festival bunga sakura yang dikenal sebagai Hanami. Biasanya, festival diadakan saat bunga sakura bersemi.

Setiap bulan April, banyak warga datang melihat keindahan sakura bersama keluarga, teman maupun kerabat, Terdapat beberapa tempat yang dikunjungi diantaranya, Taman Shinjjuku Gyoen, Kuokyo dan Taman Ueno.

3. Fuji Matsuri

Selain bunga sakura yang selalu mendapatkan sambutan hangat warga Jepang. Bunga Fuji juga membuat warga Jepang berkumpul untuk menyambut bunga ini. Para warga biasanya datang ke Kuil Kameido Tenjin untuk melihat bunga ini bersemi. Jumlah bunga Fuji di Kuli tersebut sekitar 1000 jenis bunga.

Kuil Kameido selalu menjadi jujugan wisatawan. Hal ini dikarenakan model bangunan dan lokasinya terlihat sangat tradisional. Selain itu, kamu bakal menikmati suasana romantis di sekitar area kuil. Biasanya, agenda fesival ini dilakukan di musim panas.

4. Yamayaki

Terdapat salah satu festival untuk mengenang pertikaian sekaligus peringatan yang dikenal Yamayaki. Awal mulanya dari pertengkaran atau pertikaian antara dua kuil yaitu Kofuku Ji dan odai Ji. Setelah pertikaian usai, warga di Nara, Todaiji, Kofukuji dan Kasuga menamakannya Wakakusa Yamayaki Matsuri.

Destival tersebut dilakukan dengan cara membakar rumput kering di tempat persengketaan secara bersamaan. Biasanya, festival dilakukan setiap 24 Januari tiap tahun. Namun, apabila terjadi hujan, festival dapat ditunda.

5. Ehomaki

Jepang terkenal dengan makanannya yang khas. Beberapa diantaranya seperti, sushi, sashimi dan lain sebagainya. Namun, pernahkah kamu tahu bahwa terdapat tata cara memakan sushi? Kebiasaan orang jepang melakukan setsubun. Tradisi ini dilakukan dengan memakan sushi secara menyeluruh. Selain itu, kamu harus menghadapkannya ke arah keberuntungan yang kamu percayai.

Awal mua tradisi ini dilakukan di Osaka. Namun, berangsur-angsur dilakukan secara nasional. Biasanya, bagi toko yang baru membuka pemasarannya mengadakan ehomaki. Hal ini akan menarik minat pembeli dan mencari sensasi dengan cara ehomaki.

6. Toro Nagashi

Festival tidak hanya dilakukan di china maupun korea. Namun, festival ini juga dilakukan di Jepang. Salah satunya, Toro Nagashi. Biasanya, warga jepang bersama keluarga maupun kerabat menghanyutkan lentera ke sungai.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perwakilan menuju alam kematian atau baka. Selain itu, festival ini juga dijadikan sebagai wujud peringatan untuk mengenang peristiwa bom atom hiroshima.

7. Hina Nagashi, Tradisi Unik di Jepang untuk Anak-anak

Jepang memang memiliki banyak tradisi dan kebudayaan yang sangat melekat di kehidupan sehari-hari. Tidak hanya untuk orang dewasa dan beranjak saja. Namun, anak-anak juga memiliki tradisinya sendiri yang dikenal Hina Nagashi.

Meskipun, tradisi ini sudah mulai ditinggalkan dan jarang dilakukan. Tradisi ni dilakukan untuk membuang kesialan pada anak dengan membuang bonekanya. Biasanya, boneka tersebut dihanyutkan ke laut.

Tradisi unik di Jepang memang sangat banyak dan beragam. Festival lentera maupun kebiasaan unik warganya bisa membuat kamu semakin betah. Beberapa tradisi di atas bisa menjadikanmu lebih mengenal Jepang lebih mendalam.

Author Web
Author Web
Articles: 107

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Malcare WordPress Security